Sabtu, 14 April 2012

Bisa mu


Engkau,
Tak ayal seperti bisa yang bisa membunuhku
perlahan .
Ya... cinta itulah bisamu
meracuniku,
mencekik darahku
menggerogoti ulu hatiku yang selalu ngilu
sampai pelik
sampai mati
biru , terbujur kaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar